Langsung ke konten utama

ADA 8 KECERDASAN MAJEMUK

               Teori kecerdasan majemuk ditemukan dan dikembangkan oleh Howard Gardner, seorang ahli psikologi perkembangan dan professor pendidikan dari, Graduate School of Education, Harvard University, Amerika Serikat. Selama 1983 - 2003 Gardner juga menjadi direktur Proyek Zero di Harvard University, banyak menulis dan mengembangkan teori kecerdasan majemuk, terutama aplikasinya dalam pendidikan. Proyek Zero merupakan pusat penelitian dan pendidikan yang mengembangkan cara belajar, berpikir, dan kreativitas bagi individu. Teori kecerdasan majemuk banyak didasarkan pada Proyek Zero.

       Gardner (2003) mendefinisikan kecerdasan sebagai kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu setting yang bermacam-macam dan dalam situasi yang nyata. Kecerdasan memuat kemampuan untuk memecahkan masalah yang nyata dalam situasi yang bermacam-macam. Kemampuan itu mempunyai dampak yaitu dapat memecahkan persoalan yang dialami dalam kehidupan nyata.

       Hamzah dan Uno (2009:2) menyatakan bahwa strategi pembelajaran yang dilaksanakan selama ini masih bersifat “massal” yang memberikan perlakuan dan layanan pendidikan yang sama kepada semua peserta didik. Padahal setiap siswa memiliki kecenderungan kecerdasan, gaya belajar, kreativitas, minat dan bakat yang berbeda-beda. Strategi pelayanan pendidikan seperti ini memang untuk pemerataan kesempatan tetapi tidak dapat mengoptimalkan pengembangan potensi peserta didik. Prasetyo dan Andriani (2009:28) menjelaskan bahwa mendiagnosa kecerdasan majemuk bermanfaat untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan antara lain tugas-tugas sekolah, mengatasi masalah belajar pribadi, hubungan dengan teman atau guru. Karena itu, pembelajaran menaruh perhatian pada “bagaimana membelajarkan peserta didik", bukan pada "Apa yang dipelajari peserta didik”. Maksud pernyataan tersebut adalah pengajaran yang baik adalah pengajaran yang memfasilitasi dan memberi peluang kepada siswanya untuk mengembangkan otak kiri dan otak kanan secara seimbang. Para siswa tidak hanya tahu tentang sesuatu tetapi juga dapat bertanya tentang sesuatu, menyampaikan tentang sesuatu dan dapat memperagakan sesuatu. Dengan demikian, pembelajaran menempatkan peserta didik sebagai subyek bukan sebagai obyek. Agar pembelajaran optimal maka guru harus mengetahui dan memahami karakteristik kecerdasan- kecerdasan siswanya. (0)

                                                                                                    next page

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis Marketing

Jenis-Jenis Strategi Pemasaran: Dari Event-Based Hingga Viral Marketing Jenis Pemasaran 1. Pendahuluan Pemasaran Pemasaran, sebagai serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan baik perorangan maupun berbadan untuk mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan produk atau layanan, memiliki tujuan utama yaitu memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan sambil menciptakan nilai bagi mereka. Di dunia pemasaran yang dinamis ini, perusahaan dihadapkan pada tuntutan yang kompleks dan beragam. Untuk mencapai tujuan bisnis, perusahaan harus mengadopsi berbagai jenis strategi pemasaran. Penggunaan kombinasi beberapa pendekatan pemasaran menjadi kunci kesuksesan, memungkinkan perusahaan memanfaatkan keunikan masing-masing pendekatan untuk meraih hasil optimal. Dengan pemahaman...

Subjek, Materi, Topik, Subtopik, Bahasan

Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir dalam Pembelajaran Struktur Penyusunan Materi Pembelajaran Memahami Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir Dalam konteks pembelajaran, jika dilihat dari hierarki umum mulai dari konsep yang lebih luas hingga yang lebih spesifik, urutannya adalah: Subjek (Sinonim: Bidang, Disiplin Ilmu) Subjek merujuk pada bidang utama atau disiplin ilmu yang dipelajari, seperti Matematika, Biologi, atau Sejarah. Materi (Sinonim: Isi, Bahan Ajar, Konten) Materi adalah isi atau bahan ajar yang terkait dengan subjek tertentu, seperti persamaan kuadrat dalam Matematika atau sistem pencernaan dalam Biologi. Topik (Sinonim: Pokok Bahasan, Tema, Isu) Topik adalah bagian spesifik dari materi, misalnya top...

Daftar Famili Botani Tanaman Hias

Daftar Famili Botani Tanaman Hias 👀 Pengunjung aktif... 123 Famili Tanaman Hias & Contohnya Famili Nama Umum Contoh Nama Ilmiah Contoh Nama Lokal Keterangan 001. Acanthaceae Bunga tropis Fittonia, Justicia, Ruellia Daun saraf, Bunga lilin, Bunga pukul delapan Tanaman hias daun dan bunga, cocok untuk tropis 002. Adoxaceae Sambucus dan kerabatnya Viburnum, Sambucus Sambucus (Elderberry) Beberapa spesies digunakan sebagai obat herbal 003. Amaryllidaceae ...