Perbedaan Kandungan dan Hubungan Tempe dengan Kedelai
Pengertian Tempe dan Kedelai
Kedelai
Kedelai adalah biji tanaman legum yang banyak digunakan sebagai sumber protein nabati. Kedelai merupakan bahan dasar berbagai produk pangan seperti tempe, tahu, susu kedelai, kecap, dan lain-lain.
Tempe
Tempe adalah makanan hasil fermentasi kedelai menggunakan kapang Rhizopus. Proses fermentasi ini mengubah struktur kedelai sehingga lebih mudah dicerna serta meningkatkan beberapa kandungan nutrisi.
Perbedaan Kandungan Tempe dan Kedelai
Tabel Perbandingan Kandungan Gizi
| Komponen | Kedelai Mentah (100 g) | Tempe (100 g) | Perubahan Setelah Fermentasi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Energi | 446 kcal | 193 kcal | Menurun | Karena perubahan komposisi dan kadar air |
| Protein | 36 g | 20 g | Sedikit menurun | Namun lebih mudah dicerna tubuh |
| Lemak | 20 g | 11 g | Menurun | Beberapa lemak terurai saat fermentasi |
| Karbohidrat | 30 g | 9 g | Menurun | Mikroorganisme memanfaatkan sebagian karbohidrat |
| Serat | 9 g | 1.4 g | Menurun | Terjadi perubahan struktur serat |
| Kalsium | 277 mg | 111 mg | Menurun | Namun bioavailabilitas meningkat |
| Zat Besi | 15 mg | 2.7 mg | Menurun | Lebih mudah diserap tubuh |
| Vitamin B12 | 0 | Ada | Meningkat | Dihasilkan oleh mikroorganisme fermentasi |
| Anti Nutrisi | Tinggi | Lebih rendah | Berkurang | Fermentasi mengurangi senyawa penghambat penyerapan |
| Daya Cerna Protein | Sedang | Tinggi | Meningkat | Protein terurai menjadi bentuk lebih sederhana |
Persamaan Tempe dan Kedelai
Sumber Protein Nabati
Tempe dan kedelai sama-sama merupakan sumber protein nabati yang sangat baik. Keduanya sering digunakan sebagai pengganti protein hewani.
Sumber Asam Amino
Keduanya mengandung asam amino penting seperti lisin, leusin, dan valin yang dibutuhkan tubuh.
Sumber Mineral
Kedelai dan tempe mengandung mineral seperti zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium.
Sumber Serat
Keduanya mengandung serat yang membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
Perubahan yang Terjadi Saat Kedelai Menjadi Tempe
Fermentasi oleh Kapang
Proses Biologis
Kapang Rhizopus tumbuh di antara biji kedelai dan membentuk jaringan putih yang menyatukan kedelai menjadi tempe.
Penguraian Senyawa
Enzim yang dihasilkan mikroorganisme akan memecah protein, karbohidrat, dan lemak menjadi bentuk yang lebih sederhana.
Peningkatan Nilai Gizi
Bioavailabilitas Nutrisi
Fermentasi meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap mineral dan protein.
Pembentukan Vitamin
Beberapa mikroorganisme dalam fermentasi menghasilkan vitamin tertentu seperti vitamin B kompleks.
Manfaat Tempe dan Kedelai bagi Kesehatan
Kesehatan Jantung
Kandungan protein, serat, dan lemak tak jenuh pada kedelai dan tempe dapat membantu menurunkan kolesterol.
Kesehatan Pencernaan
Tempe mengandung probiotik alami dari proses fermentasi yang dapat membantu keseimbangan mikrobiota usus.
Sumber Energi
Keduanya memberikan energi yang cukup serta mendukung metabolisme tubuh.
Pencegahan Penyakit
Isoflavon pada kedelai dapat berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.
Kesimpulan
Hubungan Tempe dan Kedelai
Tempe merupakan produk fermentasi dari kedelai. Walaupun beberapa kandungan gizi terlihat menurun secara jumlah, proses fermentasi meningkatkan kualitas nutrisi dan kemudahan pencernaan.
Nilai Pangan
Baik kedelai maupun tempe adalah sumber pangan penting yang murah, bergizi tinggi, dan banyak digunakan dalam pola makan masyarakat.
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami