Mengapa PBB Bisa Naik Drastis? + Simulasi 3 Skenario
Kenaikan tajam biasanya akibat kombinasi beberapa faktor yang berbeda-beda antar daerah. Di bawah ini ringkasannya serta simulasi agar terlihat dampaknya ke nominal PBB.
Faktor Penyebab (berbeda antar daerah)
Rumus Inti Perhitungan
Catatan: Persentase NJKP/ketentuan tarif dapat berbeda menurut nilai objek & kebijakan daerah. Simulasi berikut menggunakan asumsi umum: NJKP 20% dan tarif 0,1%.
Tabel Simulasi (NJOP tanah naik 2×, 5×, 10×)
Contoh properti perumahan dengan asumsi tetap: luas tanah 100 m², NJOP tanah lama Rp1.000.000/m², nilai bangunan Rp100.000.000. Hanya NJOP tanah yang berubah (naik 2×, 5×, 10×). NJKP 20% dan tarif 0,1%.
Skenario | NJOP Tanah/m² | NJOP Tanah Total | NJOP Bangunan | Total NJOP | NJKP | Tarif | PBB (Rp) | Kenaikan vs Lama | Persentase Kenaikan |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Catatan: bangunan diasumsikan tetap; yang berubah hanya NJOP tanah. |
Hasil menunjukkan bahwa walaupun tarif tetap, kenaikan NJOP (terutama tanah) akan memperbesar dasar pengenaan, sehingga PBB dapat naik berkali-kali lipat—apalagi jika bersamaan dengan penghapusan insentif/keringanan atau revisi kebijakan daerah.
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami