Langsung ke konten utama

Upload & Apps Script Pertama Spreadsheet

Panduan Upload & Jalankan Apps Script Spreadsheet

Panduan Upload & Jalankan Apps Script Spreadsheet

  1. Unduh Template Spreadsheet
    Download template spreadsheet .xlsx dari Drive A ke komputer/laptop Anda.
  2. Upload ke Google Drive B
    Buka akun Google Drive B, klik tombol + NewFile upload → pilih file .xlsx → tunggu sampai terupload.
  3. Buka dan Simpan sebagai Spreadsheet
    Setelah file .xlsx berhasil diunggah ke Google Drive, klik kanan file tersebut dan pilih Open with → Google Sheets.
    File akan terbuka dalam tampilan Google Sheets, tetapi masih dalam format sementara dan belum tersimpan sebagai file Spreadsheet di Drive.
    Untuk menyimpannya secara permanen sebagai Google Spreadsheet, klik File > Save as Google Sheets.
    Setelah tersimpan, Anda bisa menghapus file .xlsx asli jika sudah tidak diperlukan.
    Sekarang Anda dapat mengakses menu Extensions > Apps Script pada file hasil simpanan tersebut.
  4. Cara Lain (Opsional)
    - Anda juga bisa langsung membuat Google Spreadsheet baru dari Drive dengan klik + New > Google Sheets.
    - Lalu import data dari file .xlsx melalui File > Import.
  5. Buka Apps Script & Jalankan
    Klik Extensions > Apps Script pada Spreadsheet.
    Jika pertama kali menjalankan fungsi tertentu, akan muncul peringatan:
    Authorization required
    "This app might not work as expected without providing all requested permissions."
    Klik Review permissions (jangan klik Cancel).
  6. Izin Akses & Verifikasi
    • Pilih akun Google Anda.
    • Akan muncul peringatan: "Google hasn’t verified this app."
    • Klik Advanced.
    • Kemudian klik Go to Untitled Project (unsafe).
    • Akan muncul: "Untitled project wants access to your Google Account"
    • Centang semua izin:
      • Lihat, edit, buat, dan hapus semua Spreadsheet Anda
      • Hubungkan ke layanan eksternal
    • Klik Allow / Continue untuk menyelesaikan proses otorisasi.
  7. Tips Tambahan
    • Jika memilih Back to safety, maka Anda akan kembali ke halaman sebelumnya. Jika ingin melanjutkan, ikuti langkah "Advanced".
    • Untuk mengubah nama project dari "Untitled project", klik judul di kiri atas editor Apps Script dan ganti sesuai kebutuhan Anda.

Catatan: Proses otorisasi ini hanya dilakukan satu kali, kecuali Anda mengganti akun atau memperbarui izin yang dibutuhkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subjek, Materi, Topik, Subtopik, Bahasan

Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir dalam Pembelajaran Struktur Penyusunan Materi Pembelajaran Memahami Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir Dalam konteks pembelajaran, jika dilihat dari hierarki umum mulai dari konsep yang lebih luas hingga yang lebih spesifik, urutannya adalah: Subjek (Sinonim: Bidang, Disiplin Ilmu) Subjek merujuk pada bidang utama atau disiplin ilmu yang dipelajari, seperti Matematika, Biologi, atau Sejarah. Materi (Sinonim: Isi, Bahan Ajar, Konten) Materi adalah isi atau bahan ajar yang terkait dengan subjek tertentu, seperti persamaan kuadrat dalam Matematika atau sistem pencernaan dalam Biologi. Topik (Sinonim: Pokok Bahasan, Tema, Isu) Topik adalah bagian spesifik dari materi, misalnya t...

Perbedaan Level Kemampuan Bahasa

Panduan Lengkap Level Kemampuan Bahasa: CV, CEFR A1–C2, Dunia Kerja, dan Tes Bahasa Internasional Level Kemampuan Bahasa: Dunia Kerja & Pendidikan 1️⃣ Pengantar Pengelompokan level kemampuan bahasa digunakan untuk menggambarkan sejauh mana seseorang dapat memahami, berbicara, membaca, dan menulis dalam suatu bahasa. Perlu dipahami bahwa tidak ada satu standar tunggal yang mengatur jumlah maupun penamaan level kemampuan bahasa, karena pengelompokan tersebut berkembang sesuai kebutuhan penggunaan, baik secara formal maupun informal . Dalam konteks percakapan sehari-hari dan penulisan CV, level kemampuan bahasa sering disederhanakan menjadi istilah seperti Basic , Conversational , Fluent , atau Native . Pengelompokan ini bersifat praktis dan mudah dipahami, namun tidak selalu mencerminkan kemampuan bahasa secara terukur dan objektif. Untuk keperluan akademik, pendidikan, sertifikasi, dan kebutuhan profesional internasional,...

Pembagian Waktu Indonesia, AM, dan PM dalam 24 jam

Pembagian Waktu Indonesia, AM, dan PM Zona Waktu Indonesia (WIB, WITA, WIT), AM, dan PM Indonesia menggunakan tiga zona waktu resmi: WIB , WITA , dan WIT . Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari kita juga mengenal pembagian waktu seperti pagi, siang, sore, dan malam, yang dalam bahasa Inggris disetarakan dengan morning , afternoon , evening , dan night . Istilah AM dan PM menunjukkan waktu sebelum dan sesudah tengah hari. Perlu dipahami bahwa tengah hari (12:00) secara umum termasuk dalam “siang” . Indonesia membentang cukup luas dari barat ke timur sehingga dibagi menjadi tiga zona waktu. Pembagian ini mengikuti standar internasional UTC (Coordinated Universal Time) . WIB (UTC+7) — Wilayah Barat Indonesia Meliputi: Sumatra, Jawa, Bali, Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Contoh waktu: Jika di UTC pukul 10:00, maka di WIB pukul 17:00 . WITA (UTC+8) — Wi...