TERONG: Sejarah, Jenis, dan Informasi Lainnya
Sejarah
Terong telah dibudidayakan selama lebih dari 1500 tahun. Asalnya dari India dan kemudian menyebar ke negara-negara Asia lainnya, Afrika, dan Eropa. Terong menjadi populer di Eropa pada abad ke-16 dan sekarang merupakan bahan makanan yang umum di seluruh dunia.
Nama Latin
Nama latin terong adalah Solanum melongena.
Asal Negara
Terong berasal dari India, namun sekarang sudah dibudidayakan di berbagai negara di seluruh dunia.
Jenis Penanaman
Terong dapat ditanam di tanah tradisional, greenhouse, polibag, dan sistem hidroponik.
Di Tanah Tradisional
Penanaman di tanah tradisional membutuhkan persiapan lahan yang baik, termasuk pengolahan tanah dan pemupukan yang cukup.
Greenhouse
Penanaman di greenhouse memberikan kontrol lebih baik terhadap suhu dan kelembaban, sehingga memungkinkan pertumbuhan yang lebih optimal.
Polibag
Polibag adalah metode penanaman yang fleksibel dan cocok untuk lahan terbatas. Polibag juga memungkinkan pemindahan tanaman dengan mudah.
Hidroponik
Sistem hidroponik memungkinkan penanaman tanpa tanah, menggunakan air yang kaya nutrisi. Metode ini efisien dan dapat menghasilkan panen lebih cepat.
Warna Terong
Terong tersedia dalam beberapa warna, termasuk ungu, putih, hijau, dan kuning. Warna ungu adalah yang paling umum ditemukan.
Umur
Umur tanaman terong bervariasi tergantung pada varietasnya, namun umumnya mulai panen dalam waktu 70-90 hari setelah tanam.
Resep Sayur Terong
Ada banyak resep sayur terong yang bisa ditemukan, beberapa di antaranya adalah:
- Terong balado
- Terong penyet
- Terong goreng tepung
- Terong panggang
- Ratatouille
Kandungan Nutrisi
Terong kaya akan nutrisi makro dan mikro yang bermanfaat bagi kesehatan.
Nutrisi Makro
- Karbohidrat
- Protein
- Serat
Nutrisi Mikro
- Vitamin C
- Vitamin K
- Vitamin B6
- Folat
- Kalium
- Magnesium
- Fosfor
Kondisi Tumbuh
Terong tumbuh baik di daerah dengan kondisi berikut:
- Ketinggian: 0-1000 meter di atas permukaan laut (dpl)
- Kelembaban: 60-70%
- Suhu: 22-30°C
- Musim: Terong dapat tumbuh baik di musim hujan, kemarau, semi, dan gugur, namun perlu diperhatikan irigasi saat musim kemarau.
Konsumsi Maksimum
Terong dapat dikonsumsi dengan aman dalam jumlah sedang. Konsumsi maksimum yang direkomendasikan adalah sekitar 200-300 gram per hari, atau setara dengan 1-2 buah terong ukuran sedang.
20240731-b/g
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami