20 Hormon Tubuh Manusia dan Fungsinya
Hormon (molekul hormon) memiliki struktur atom dan berperan dalam mengatur berbagai fungsi fisiologis dan proses metabolisme dalam tubuh, berikut urutan umum hormon:
- Insulin (C₁₉H₂₈N₄O₅S): Hormon yang diproduksi oleh pankreas, berfungsi untuk mengatur kadar glukosa dalam darah dengan meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel.
- Glukagon (C₁₉H₂₄N₄O₁₄S): Hormon yang juga diproduksi oleh pankreas, berfungsi untuk meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan merangsang pelepasan glukosa dari hati.
- Kortisol (C₂₁H₂₈O₅): Hormon steroid yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, berperan dalam mengatur metabolisme, respon stres, dan mengontrol peradangan.
- Adrenalin (Epinefrin) (C₉H₁₃NO₃): Hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, berperan dalam respon "fight or flight" (lawan atau lari) dengan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.
- Tiroid Hormones (T3 dan T4): T3 (Triiodotironin) (C₁₃H₁₄I₃N₁O₄) dan T4 (Tiroksin) (C₁₄H₁₁I₄N₁O₄) adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid, berperan dalam mengatur metabolisme dan pertumbuhan.
- Estrogen (C₁₈H₂₄O₃): Hormon seks wanita yang terlibat dalam regulasi siklus menstruasi dan perkembangan karakteristik seksual sekunder wanita.
- Testosteron (C₁₉H₂₄O₃): Hormon seks pria yang berperan dalam perkembangan dan pemeliharaan karakteristik seksual pria serta produksi sperma.
- Progestin (Progesteron) (C₂₁H₂₈O₂): Hormon yang terlibat dalam siklus menstruasi dan kehamilan, diproduksi oleh ovarium dan plasenta.
- Leptin (C₁₄H₁₉N₃O₄S): Hormon yang diproduksi oleh sel-sel lemak, berfungsi dalam pengaturan nafsu makan dan metabolisme energi.
- Serotonin (C₁₁H₁₃N₂O): Hormon yang juga berfungsi sebagai neurotransmitter, berperan dalam pengaturan suasana hati, tidur, dan nafsu makan.
- Pertumbuhan (Growth Hormone, GH) (C990H1528N262O300S7): Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari anterior, berfungsi untuk merangsang pertumbuhan, regenerasi sel, dan metabolisme
- Antidiuretik (Vasopresin) (C46H65N15O12S2): Hormon yang diproduksi oleh hipotalamus dan disimpan di kelenjar pituitari, berperan dalam pengaturan keseimbangan air dengan meningkatkan reabsorpsi air di ginjal.
- Oksitosin (C43H66N12O12S2): Hormon yang diproduksi oleh hipotalamus dan disekresikan oleh kelenjar pituitari, berperan dalam kontraksi rahim saat melahirkan dan pengeluaran ASI saat menyusui.
- Parathormon, PTH (C408H674N126O126S2): Hormon yang diproduksi oleh kelenjar paratiroid, berfungsi untuk mengatur kadar kalsium dalam darah dengan meningkatkan pelepasan kalsium dari tulang dan penyerapan kalsium di ginjal.
- Melatonin (C13H16N2O2): Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal, berperan dalam regulasi ritme sirkadian dan siklus tidur.
- Gonadotropin (LH dan FSH): Diproduksi oleh kelenjar pituitari, berfungsi dalam pengaturan fungsi ovarium dan testis.
- Aldosteron (C21H28O5): Hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, berperan dalam pengaturan tekanan darah dan keseimbangan elektrolit dengan meningkatkan reabsorpsi natrium di ginjal.
- Human Chorionic Gonadotropin (HCG): Hormon yang diproduksi oleh plasenta selama kehamilan, berfungsi untuk mempertahankan corpus luteum dan produksi progesteron.
- Histamin (C5H9N3): Hormon dan neurotransmitter yang terlibat dalam respon imun, berperan dalam pengaturan peradangan dan reaksi alergi.
- Somatostatin (C76H104N18O19S2): Hormon yang diproduksi oleh sel-sel delta di pankreas, berfungsi untuk mengatur pelepasan hormon lainnya, termasuk insulin dan glukagon.
Luteinizing Hormone (LH): Struktur kompleks, terdiri dari subunit alfa dan beta. Rumus kimianya bervariasi karena merupakan glikoprotein.
Follicle-Stimulating Hormone (FSH): Struktur kompleks, terdiri dari subunit alfa dan beta. Rumus kimianya juga bervariasi karena merupakan glikoprotein.
Rumus kimianya bervariasi karena merupakan glikoprotein. Strukturnya kompleks, terdiri dari subunit alfa dan beta. Seperti hormon gonadotropin lainnya.
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami