17 Jenis Ayam Petarung yang Paling Umum
1. Ayam Bangkok
Asal Negara: Thailand
Deskripsi: Ayam petarung yang berasal dari Thailand, terkenal karena kekuatan dan ketahanannya dalam bertarung.
Kelebihan: Sangat kuat, memiliki daya tahan yang tinggi, teknik bertarung yang bagus.
Kekurangan: Cenderung lebih lambat dibandingkan jenis ayam lainnya.
Berat umur 2 bulan: 1,5 kg
Berat maksimal: 4 kg
Bulu: Tebal, dominan warna hitam dan merah.
2. Ayam Kedu
Asal Negara: Indonesia
Deskripsi: Ayam asli Indonesia yang dikenal sebagai petarung handal dengan stamina tinggi.
Kelebihan: Stamina yang luar biasa, daya tahan terhadap cuaca tropis.
Kekurangan: Kurang gesit dalam pergerakan.
Berat umur 2 bulan: 1,2 kg
Berat maksimal: 3,5 kg
Bulu: Dominan hitam dengan sedikit aksen merah.
3. Ayam Pelung
Asal Negara: Indonesia
Deskripsi: Berasal dari Cianjur, Indonesia, dikenal dengan suara kokok yang panjang dan berwibawa.
Kelebihan: Suara kokok yang khas, ukuran tubuh besar.
Kekurangan: Kurang agresif dalam pertarungan.
Berat umur 2 bulan: 1,4 kg
Berat maksimal: 4,5 kg
Bulu: Warna campuran hitam, merah, dan putih.
4. Ayam Birma
Asal Negara: Myanmar
Deskripsi: Berasal dari Myanmar, terkenal dengan kecepatan dan kelincahannya.
Kelebihan: Sangat cepat dan lincah dalam bertarung, sulit diprediksi lawannya.
Kekurangan: Kurang tahan terhadap pukulan berat.
Berat umur 2 bulan: 1 kg
Berat maksimal: 3 kg
Bulu: Campuran warna coklat dan hitam dengan aksen putih.
5. Ayam Saigon
Asal Negara: Vietnam
Deskripsi: Berasal dari Vietnam, ayam ini dikenal dengan lehernya yang botak dan tulang yang kuat.
Kelebihan: Tulang yang kuat, daya tahan tinggi.
Kekurangan: Kurang agresif dibandingkan ayam petarung lainnya.
Berat umur 2 bulan: 1,6 kg
Berat maksimal: 4,2 kg
Bulu: Warna campuran hitam, coklat, dan putih, leher botak.
6. Ayam Bator
Asal Negara: Hibrida (Thailand dan Vietnam)
Deskripsi: Hasil persilangan antara Ayam Bangkok dan Ayam Saigon, memiliki sifat unggul dari kedua jenis ini.
Kelebihan: Kombinasi kekuatan dan kecepatan, cocok untuk berbagai jenis pertarungan.
Kekurangan: Membutuhkan perawatan khusus agar tetap prima.
Berat umur 2 bulan: 1,5 kg
Berat maksimal: 4 kg
Bulu: Dominan warna hitam dengan sedikit coklat dan merah.
7. Ayam Shamo
Asal Negara: Jepang
Deskripsi: Berasal dari Jepang, ayam ini memiliki postur tegap dan dianggap sebagai salah satu ayam petarung terkuat.
Kelebihan: Postur yang sangat tegap, kekuatan fisik yang luar biasa.
Kekurangan: Gerakan agak kaku.
Berat umur 2 bulan: 1,8 kg
Berat maksimal: 5 kg
Bulu: Tebal dengan warna hitam, merah, dan putih.
8. Ayam Kuning
Asal Negara: Indonesia (lokal)
Deskripsi: Jenis ayam petarung lokal dengan karakteristik bulu berwarna kuning keemasan.
Kelebihan: Cukup lincah dan memiliki daya tahan baik.
Kekurangan: Kurang agresif dan mudah lelah.
Berat umur 2 bulan: 1,2 kg
Berat maksimal: 3,8 kg
Bulu: Warna kuning keemasan yang mencolok.
9. Ayam Kurokuro
Asal Negara: Indonesia (lokal)
Deskripsi: Ayam petarung lokal dengan bulu hitam legam, sering digunakan dalam pertandingan lokal.
Kelebihan: Kekuatan fisik yang baik dan tahan pukul.
Kekurangan: Tidak terlalu lincah.
Berat umur 2 bulan: 1,4 kg
Berat maksimal: 4,1 kg
Bulu: Hitam legam tanpa aksen warna lain.
10. Ayam Ga Noi
Asal Negara: Vietnam
Deskripsi: Berasal dari Vietnam, dikenal dengan leher botak dan postur tubuh yang kuat.
Kelebihan: Sangat kuat dan tahan pukul.
Kekurangan: Gerakannya relatif lambat.
Berat umur 2 bulan: 1,7 kg
Berat maksimal: 4,5 kg
Bulu: Dominan warna hitam dengan leher botak.
11. Ayam O-Shamo
Asal Negara: Jepang
Deskripsi: Salah satu ayam petarung terbesar dari Jepang, dengan postur tubuh yang sangat tegap.
Kelebihan: Sangat kuat, tegap, dan memiliki daya tahan yang tinggi.
Kekurangan: Memiliki gerakan yang agak lambat.
Berat umur 2 bulan: 2 kg
Berat maksimal: 5,5 kg
Bulu: Tebal dengan warna campuran hitam dan putih.
12. Ayam Asil
Asal Negara: India dan Pakistan
Deskripsi: Berasal dari India dan Pakistan, terkenal dengan kegesitannya dalam pertarungan.
Kelebihan: Sangat gesit dan memiliki teknik bertarung yang bagus.
Kekurangan: Kurang tahan terhadap pukulan berat.
Berat umur 2 bulan: 1,3 kg
Berat maksimal: 3,2 kg
Bulu: Warna campuran merah, coklat, dan putih.
13. Ayam Ko Shamo
Asal Negara: Jepang
Deskripsi: Versi kecil dari O-Shamo, tetap memiliki kekuatan dan daya tahan yang tinggi.
Kelebihan: Sangat kuat untuk ukuran kecil, tahan lama dalam pertarungan.
Kekurangan: Gerakannya tidak secepat ayam yang lebih kecil lainnya.
Berat umur 2 bulan: 1 kg
Berat maksimal: 2,5 kg
Bulu: Warna campuran hitam dan putih.
14. Ayam Aseel
Asal Negara: India dan Pakistan
Deskripsi: Salah satu ayam petarung tertua dari sub-benua India, dikenal dengan kekuatan fisiknya yang besar.
Kelebihan: Sangat kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi.
Kekurangan: Kurang gesit dan mudah lelah.
Berat umur 2 bulan: 1,5 kg
Berat maksimal: 4 kg
Bulu: Warna campuran coklat, merah, dan hitam.
15. Ayam Kelso
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Jenis ayam petarung terkenal dari Amerika Serikat, hasil pemuliaan dari Walter Kelso.
Kelebihan: Teknik bertarung yang sangat baik dan cerdas.
Kekurangan: Memerlukan perawatan dan pelatihan khusus.
Berat umur 2 bulan: 1,3 kg
Berat maksimal: 3,5 kg
Bulu: Warna campuran merah, putih, dan coklat.
16. Ayam Hatch
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Salah satu ayam petarung yang banyak digunakan di Amerika Serikat, dikenal dengan teknik bertarungnya yang baik.
Kelebihan: Kekuatan fisik yang baik dan cerdas dalam bertarung.
Kekurangan: Memerlukan perawatan dan latihan khusus.
Berat umur 2 bulan: 1,4 kg
Berat maksimal: 3,8 kg
Bulu: Warna campuran merah dan hitam.
17. Ayam Ganoi
Asal Negara: Thailand
Deskripsi: Ayam petarung dari Thailand, terkenal dengan kekuatan fisik dan daya tahannya.
Kelebihan: Sangat kuat dan tahan pukul.
Kekurangan: Gerakannya tidak terlalu cepat.
Berat umur 2 bulan: 1,6 kg
Berat maksimal: 4,2 kg
Bulu: Dominan warna hitam dengan aksen merah dan putih.
Setiap jenis ayam petarung memiliki ciri khas yang dikembangkan berdasarkan tradisi dan kondisi geografis dari negara asalnya.
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami