13 Jenis Ayam Kalkun
Kalkun berasal dari Amerika Utara, telah menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi simbol kuliner di beberapa budaya, terutama di Amerika Serikat, di mana kalkun menjadi hidangan utama pada perayaan Thanksgiving. Kalkun dikenal tidak hanya karena ukurannya yang besar, tetapi juga karena kualitas dagingnya yang lezat dan kaya nutrisi. Unggas ini telah dibudidayakan dan dikembangkan selama berabad-abad, menghasilkan berbagai jenis dan varietas yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik, baik dalam industri peternakan komersial, seperti kalkun Broad Breasted White, yang diutamakan untuk produksi daging, maupun jenis yang dikembangkan untuk adaptasi lingkungan atau keindahan penampilan dengan bulu yang unik, seperti kalkun Royal Palm.
1. Kalkun Broad Breasted White
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun paling umum yang digunakan dalam industri komersial daging karena ukurannya yang besar dan efisiensi produksi daging.
Ciri Khas: Bulu putih bersih dan tubuh besar.
Kelebihan: Pertumbuhan cepat dan efisiensi produksi daging tinggi.
Kekurangan: Rentan terhadap masalah kesehatan seperti kaki lemah dan sulit berkembang biak secara alami.
2. Kalkun Bourbon Red
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun dengan warna bulu merah kecoklatan yang menarik, sering dipelihara karena dagingnya yang berkualitas.
Ciri Khas: Bulu merah kecoklatan dengan aksen putih di bagian sayap dan ekor.
Kelebihan: Daging berkualitas tinggi dengan rasa yang baik.
Kekurangan: Pertumbuhan lebih lambat dibandingkan dengan kalkun komersial lainnya.
3. Kalkun Wild Turkey
Asal Negara: Amerika Utara
Deskripsi: Kalkun liar yang menjadi nenek moyang dari banyak ras kalkun domestik. Dikenal karena kemampuan bertahan di alam liar.
Ciri Khas: Bulu berwarna gelap dengan ekor yang lebar dan berwarna cerah saat berkembang.
Kelebihan: Sangat tahan terhadap penyakit dan kondisi lingkungan.
Kekurangan: Tidak seproduktif dalam hal daging dibandingkan kalkun domestik.
4. Kalkun Heritage Bronze
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun warisan yang dikenal dengan warna bulu perunggu yang berkilau dan kemampuan bertahan di lingkungan alami.
Ciri Khas: Warna bulu perunggu yang mencolok.
Kelebihan: Daging dengan rasa yang kaya dan alami.
Kekurangan: Pertumbuhan lebih lambat dan ukuran lebih kecil dibandingkan dengan kalkun komersial.
5. Kalkun Narragansett
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun dengan warna bulu yang bervariasi, termasuk abu-abu, hitam, dan putih. Dikenal karena ketahanan terhadap penyakit.
Ciri Khas: Warna bulu campuran dengan pola yang indah.
Kelebihan: Ketahanan terhadap penyakit dan daging yang lezat.
Kekurangan: Tidak sebesar dan secepat kalkun komersial dalam pertumbuhan.
6. Kalkun Midget White
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun ukuran kecil dengan bulu putih yang bersih. Populer di pemeliharaan halaman belakang.
Ciri Khas: Ukuran kecil dan bulu putih bersih.
Kelebihan: Lebih mudah dipelihara dan dagingnya berkualitas.
Kekurangan: Ukuran lebih kecil berarti produksi daging lebih sedikit.
7. Kalkun Slate
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun dengan warna bulu abu-abu yang halus dan menarik. Dikenal karena kualitas daging dan kemampuan beradaptasi.
Ciri Khas: Bulu abu-abu yang halus dan menonjol.
Kelebihan: Daging berkualitas tinggi dan adaptasi yang baik terhadap lingkungan.
Kekurangan: Kurang populer di industri komersial.
8. Kalkun Royal Palm
Asal Negara: Inggris
Deskripsi: Kalkun dengan penampilan mencolok, termasuk bulu putih dengan aksen hitam. Sering dipelihara sebagai kalkun hias.
Ciri Khas: Bulu putih dengan aksen hitam yang mencolok.
Kelebihan: Penampilan indah dan cocok sebagai kalkun hias.
Kekurangan: Ukuran kecil dan produksi daging yang rendah.
9. Kalkun Sweetgrass
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun dengan bulu berwarna putih ke coklat dengan pola yang halus. Dikenal karena kualitas daging dan kemampuan beradaptasi.
Ciri Khas: Warna bulu bervariasi dari putih ke coklat dengan pola halus.
Kelebihan: Daging dengan rasa yang kaya dan penampilan menarik.
Kekurangan: Kurang umum dan pertumbuhannya lebih lambat.
10. Kalkun Blue Slate
Asal Negara: Amerika Serikat
Deskripsi: Kalkun dengan bulu berwarna biru keabu-abuan yang menarik. Dikenal karena kualitas dagingnya yang tinggi.
Ciri Khas: Bulu biru keabu-abuan yang mencolok.
Kelebihan: Daging berkualitas dan penampilan unik.
Kekurangan: Kurang populer di industri komersial.
11. Kalkun Black
Asal Negara: Eropa
Deskripsi: Kalkun dengan bulu hitam yang berkilau. Kalkun ini dikenal karena ketahanan terhadap penyakit dan kualitas daging yang baik.
Ciri Khas: Bulu hitam yang berkilau.
Kelebihan: Ketahanan terhadap penyakit dan kualitas daging yang baik.
Kekurangan: Pertumbuhan lebih lambat dibandingkan dengan kalkun komersial lainnya.
12. Kalkun Spanish Black
Asal Negara: Spanyol
Deskripsi: Kalkun dengan bulu hitam pekat dan tekstur bulu yang halus. Dikenal karena ketahanan terhadap penyakit dan rasa daging yang lezat.
Ciri Khas: Bulu hitam pekat dengan tekstur halus.
Kelebihan: Daging dengan rasa yang kaya dan ketahanan yang baik.
Kekurangan: Kurang umum dan pertumbuhan lebih lambat.
13. Kalkun Royal Palm
Asal Negara: Inggris
Deskripsi: Kalkun dengan penampilan mencolok, termasuk bulu putih dengan aksen hitam. Sering dipelihara sebagai kalkun hias.
Ciri Khas: Bulu putih dengan aksen hitam yang mencolok.
Kelebihan: Penampilan indah dan cocok sebagai kalkun hias.
Kekurangan: Ukuran kecil dan produksi daging yang rendah.
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami