Langsung ke konten utama

Fungsi Menu Kontrol dalam Studio OBS (E5)

E5. Berikut adalah penjelasan tentang masing-masing kontrol:

"Kamera Virtual" memungkinkan menggunakan tampilan yang dibuat dalam OBS Studio sebagai input kamera untuk aplikasi lain. Ini berguna saat ingin berbagi tampilan layar, presentasi, atau scene dari OBS Studio sebagai input kamera dalam panggilan video atau aplikasi lainnya.

Jika ingin menggunakan webcam atau kamera laptop sebagai sumber video dalam OBS Studio dengan menambahkan sumber "Video Capture Device" dalam scene OBS Studio. Memilih webcam atau kamera laptop  sebagai sumber video, dan OBS Studio akan menampilkan tampilan dari perangkat tersebut dalam siaran langsung atau rekaman.

a.      Mulai Streaming

Opsi ini digunakan untuk memulai siaran langsung (streaming) dari OBS Studio. Setelah mengatur sumber-sumber dan pengaturan yang diperlukan, klik opsi ini untuk memulai streaming ke platform yang telah dikonfigurasi sebelumnya, seperti Twitch, YouTube, atau platform streaming lainnya.

b.      Mulai Merekam

Opsi ini digunakan untuk memulai proses rekaman dari OBS Studio. Jika ingin merekam video atau audio dari sumber-sumber yang  ditambahkan ke scene,  klik opsi ini untuk memulai proses perekaman.

c.      Mulai Kamera Virtual

Opsi ini digunakan untuk memulai atau mengaktifkan fitur kamera virtual di OBS Studio. Dengan fitur kamera virtual, menggunakan tampilan dari OBS Studio sebagai input kamera di aplikasi video konferensi atau aplikasi lainnya yang membutuhkan input kamera.

d.      Pengaturan Kamera Virtual

Opsi "Pengaturan Kamera Virtual" pada OBS Studio membuka jendela pengaturan yang memungkinkan mengatur cara kamera virtual berperilaku dan menampilkan tampilan yang dihasilkan oleh OBS Studio sebagai input kamera di aplikasi lain seperti aplikasi video konferensi, aplikasi panggilan video, atau platform streaming langsung.

1.    Tipe Output Kamera Virtual

Menggunakan tampilan OBS Studio secara langsung sebagai input kamera virtual. Ini cocok untuk membagikan tampilan layar atau scene OBS Studio kepada aplikasi lain. Deskripsi, tipe output ini memungkinkan menggunakan tampilan OBS Studio secara langsung sebagai input kamera virtual. Kelebihan, mudah digunakan, tidak memerlukan konfigurasi tambahan. Kekurangan, tampilan langsung OBS Studio akan digunakan sebagai input, tanpa kemampuan memilih sumber atau scene tertentu.

Tipe Output Kamera Virtual : Internal > Pilih Output (Output Pratinjau):

a.      Output Pratinjau – Bawaan

Ini adalah tampilan pratinjau (preview) dari tampilan yang akan dikirimkan ke aplikasi lain sebagai input kamera virtual. Bisa dilihat bagaimana tampilan akan terlihat sebelum mengirimkannya.

b.      Output Pratinjau

Ini adalah pilihan tampilan yang akan dioutputkan ke aplikasi lain sebagai input kamera virtual. Ini adalah tampilan aktual yang akan dilihat oleh penerima tampilan.

2.    Tipe Output Kamera Virtual : Adegan > Pilih Output (Output Pratinjau): Scene (Pilihan otomatis)

Menggunakan tampilan dari suatu scene tertentu dalam OBS Studio sebagai input kamera virtual. bisa memilih scene tertentu yang ingin dibagikan sebagai kamera virtual. Deskripsi, Tipe output ini memungkinkan menggunakan tampilan dari suatu scene tertentu dalam OBS Studio sebagai input kamera virtual. Kelebihan, dapat memilih scene yang ingin dibagikan sebagai kamera virtual, memberikan lebih banyak kontrol atas tampilan yang ingin ditampilkan. Kekurangan, hanya bisa memilih satu scene sebagai input kamera virtual.

3.    Tipe Output Kamera VirtualSumber > Pilih Output (Output Pratinjau): (tidak ada pilihan)

Menggunakan sumber tertentu (seperti gambar, video, atau tampilan spesifik) sebagai input kamera virtual. bisa memilih sumber yang ada dalam scene dan menggunakan sebagai kamera virtual. Deskripsi, tipe output ini memungkinkan menggunakan sumber tertentu (seperti gambar, video, atau tampilan spesifik) sebagai input kamera virtual. Kelebihan, fleksibel, dapat memilih sumber apa pun dalam OBS Studio untuk digunakan sebagai kamera virtual. Kekurangan, memerlukan pengaturan lebih lanjut untuk memilih sumber dan mengkonfigurasi tampilan yang diinginkan.

e.      Mode Studio

Mode Studio pada OBS Studio adalah tata letak yang memungkinkan mengatur dan mengelola scene dan sumber dengan lebih efisien. Dalam mode ini, memiliki tampilan yang lebih terstruktur dan memungkinkan beralih antara berbagai scene dan sumber.

Klik Mode Studio > Ada 2 tampilan: Pratinjau: Scene dan Program Scene, Transisi (Duplikat Adegan, Duplikat Sumber, Tukar Pratinjau/ Program Adegan Setelah Transisi), & + (Pudar jadi hitam, Potong, Pudar, ³ 50 ms, 300 ms ...)

f.       Pengaturan

1.      Umum

2.      Streaming

3.      Output

4.      Audio

5.      Video

6.      Pintasan

7.      Aksesibilitas

8.      Lanjutan

g.      Keluar

Opsi ini digunakan untuk keluar dari aplikasi OBS Studio. Ini akan menutup program dan mengakhiri sesi.


Kontrol > Klik Pengaturan:

1.    Umum

Pada pengaturan ini, Anda dapat mengatur bahasa antarmuka, tema tampilan, pengaturan otomatis pembaharuan, dan preferensi umum lainnya untuk OBS Studio.

2.    Streaming

Pengaturan ini berkaitan dengan konfigurasi siaran langsung (streaming) dari OBS Studio ke platform streaming seperti Twitch, YouTube, dan lainnya. Anda dapat mengatur server streaming, bitrate, resolusi, dan pengaturan kualitas lainnya.

3.    Output

Di sini Anda dapat mengatur pengaturan output video dan audio untuk rekaman atau siaran langsung. Anda dapat mengatur format file, kualitas video, dan lokasi penyimpanan.

4.    Audio

Opsi ini memungkinkan Anda mengatur sumber audio yang akan digunakan dalam siaran atau rekaman Anda. Anda dapat mengatur input dan output audio, mengatur tingkat audio, dan konfigurasi lainnya.

5.    Video

Pengaturan video ini berkaitan dengan pengaturan tampilan visual dalam OBS Studio. Anda dapat mengatur resolusi layar, FPS (frame per detik), dan pengaturan tampilan lainnya.

6.    Pintasan

Di sini Anda dapat mengatur pintasan keyboard atau hotkey yang akan memungkinkan Anda dengan cepat mengakses berbagai fungsi dalam OBS Studio. Pintasan ini memudahkan Anda saat berada dalam sesi siaran langsung atau rekaman.

7.    Aksesibilitas

Pengaturan ini memungkinkan Anda mengatur preferensi aksesibilitas, seperti tampilan berwarna tertentu untuk membantu pengguna dengan kebutuhan visual atau penyandang disabilitas lainnya.

8.    Lanjutan

Pengaturan lanjutan ini biasanya berisi opsi-opsi yang lebih teknis dan canggih. Anda dapat mengatur pengaturan rendah seperti pengkodean, perpindahan video, serta konfigurasi lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja dan kualitas OBS Studio.

[20230813-id01/01]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subjek, Materi, Topik, Subtopik, Bahasan

Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir dalam Pembelajaran Struktur Penyusunan Materi Pembelajaran Memahami Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir Dalam konteks pembelajaran, jika dilihat dari hierarki umum mulai dari konsep yang lebih luas hingga yang lebih spesifik, urutannya adalah: Subjek (Sinonim: Bidang, Disiplin Ilmu) Subjek merujuk pada bidang utama atau disiplin ilmu yang dipelajari, seperti Matematika, Biologi, atau Sejarah. Materi (Sinonim: Isi, Bahan Ajar, Konten) Materi adalah isi atau bahan ajar yang terkait dengan subjek tertentu, seperti persamaan kuadrat dalam Matematika atau sistem pencernaan dalam Biologi. Topik (Sinonim: Pokok Bahasan, Tema, Isu) Topik adalah bagian spesifik dari ma...

Perbedaan Level Kemampuan Bahasa

Panduan Lengkap Level Kemampuan Bahasa: CV, CEFR A1–C2, Dunia Kerja, dan Tes Bahasa Internasional Level Kemampuan Bahasa: Dunia Kerja & Pendidikan 1️⃣ Pengantar Pengelompokan level kemampuan bahasa digunakan untuk menggambarkan sejauh mana seseorang dapat memahami, berbicara, membaca, dan menulis dalam suatu bahasa. Perlu dipahami bahwa tidak ada satu standar tunggal yang mengatur jumlah maupun penamaan level kemampuan bahasa, karena pengelompokan tersebut berkembang sesuai kebutuhan penggunaan, baik secara formal maupun informal . Dalam konteks percakapan sehari-hari dan penulisan CV, level kemampuan bahasa sering disederhanakan menjadi istilah seperti Basic , Conversational , Fluent , atau Native . Pengelompokan ini bersifat praktis dan mudah dipahami, namun tidak selalu mencerminkan kemampuan bahasa secara terukur dan objektif. Untuk keperluan akademik, pendidikan, sertifikasi, dan kebutuhan profesiona...

Ukuran Format Video Media Sosial

Panduan Lengkap Format Video Media Sosial Rasio, Resolusi, Durasi, dan Frame Rate Video Instagram Rasio: 1:1 (Square), 4:5 (Potret), 16:9 (Lanskap), 9:16 (Reels & Stories) Camtasia: Ukuran custom Camtasia untuk screenshot layar laptop yang sesuai dengan rasio 9:16 adalah 370 x 658 piksel. Resolusi: Square: 1080 x 1080 Potret: 1080 x 1350 Lanskap: 1080 x 608 Reels & Stories: 1080 x 1920 Durasi: Hingga 60 menit (Video Feed panjang), hingga 90 detik (Reels), hingga 15 detik per slide (Stories) Format Video: MP4 atau MOV Frame Rate: 30 fps atau 60 fps (frame per detik) Facebook Rasio: 1:1 (Square), 4:5 (Potret), 16:9 (La...