Catatanku
Ada 3 faktor dalam
bisnis yang penting, yaitu Marketing, Selling, dan Branding. Branding lebih
ditekankan pada pemasaran produk yang sama.
Sebelum memulai bisnis,
penting untuk memahami mengapa market harus ditemukan terlebih dahulu sebelum
produk. Market seharusnya sudah ada sebelum berbisnis untuk mengetahui apakah
produk yang akan ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pasar, apakah pasar sudah
siap menerima produk tersebut, perilaku konsumen yang relevan, strategi promosi
yang efektif, dan lain sebagainya.
Bapak manajemen /
marketing dunia, Peter Drucker, mengatakan bahwa tujuan bisnis adalah
menciptakan pelanggan. Dalam bisnis, terdapat dua hal penting, yaitu marketing
dan inovasi.
Urutan langkah-langkah
dalam bisnis adalah sebagai berikut: pertama, temukan masalah di pasar dan
validasikan kebutuhan tersebut; kedua, temukan solusi yang menjadi arah bisnis
Anda; ketiga, interaksi dengan pelanggan untuk mendapatkan umpan balik; dan
terakhir, pastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pasar (produk
marketfit).
Produk marketfit tidak
statis dan tidak selalu relevan seiring berjalannya waktu. Faktor-faktor yang
mempengaruhi produk marketfit antara lain: keberlangsungan produk dalam jangka
waktu lebih dari 5 tahun, kemampuan produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,
nilai tambah yang ditawarkan oleh produk, solusi yang dapat diberikan dalam
konteks desainer, dan sebagainya.
Seringkali, banyak UMKM
memulai bisnis karena melihat kesuksesan teman-teman mereka.
Salah satu faktor
terbesar yang membuat sebuah bisnis berhasil melewati tahap marketfit dan
berkembang adalah timing. Sebagai contoh, Zoom menjadi salah satu bukti
keberhasilan ini. Zoom sudah ada sebelum pandemi, namun saat pandemi terjadi
dan dengan adanya infrastruktur internet yang sudah siap, Zoom mengalami
peningkatan omset dan aset yang signifikan dalam waktu singkat.
Dalam bisnis, penting
untuk mempelajari makro konteks dan mikro konteks. Makro konteks terdiri dari
faktor-faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi (PEST).
Peran produk dalam
bisnis antara lain sebagai pengganti yang tahan lama (substitusi), penghasil
hipe (kepopuleran sesaat), dan penambah nilai (value) yang tahan lama.
Dalam pemasaran, ada
beberapa hal yang dipelajari, seperti kesadaran (awareness) dan pengenalan
(recognition).
Di kampus, sering
dipelajari konsep 4P dalam pemasaran, yaitu harga (price), produk (product), promosi
(promotion), dan tempat atau distribusi (place).
[20230709-id01/13]
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami