Langsung ke konten utama

Pendidikan Formal, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal: Perbedaan dan Contohnya

Pendidikan formal merujuk pada pendidikan yang diatur oleh lembaga pendidikan resmi, seperti sekolah, dengan jadwal belajar yang terstruktur dan kurikulum yang ditentukan.

Pendidikan nonformal mengacu pada kegiatan pendidikan di luar lingkungan formal, seperti kursus musik, les bahasa asing, atau lembaga bimbingan belajar, yang melengkapi atau mendukung pendidikan formal.

Pendidikan informal adalah pembelajaran yang terjadi secara mandiri melalui pengalaman sehari-hari, interaksi sosial, dan pengetahuan yang diperoleh di luar konteks pendidikan formal dan nonformal, seperti melalui membaca buku, menonton video tutorial, atau mengikuti kegiatan komunitas.

Contoh pendidikan formal:

Seorang siswa yang mengikuti pendidikan di sekolah dasar (SD) yang diakui oleh pemerintah. Mereka mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan menghadiri kelas dengan jadwal yang telah ditentukan. Pendidikan formal ini terjadi di dalam lingkup sekolah yang terstruktur dan diakui secara resmi oleh otoritas pendidikan.

Contoh pendidikan nonformal:

Seorang siswa yang mengikuti kursus musik di luar jam pelajaran resmi di sekolah. Mereka belajar musik dengan seorang guru yang tidak terkait dengan sekolah atau mengikuti pelajaran tambahan di bidang tertentu yang diselenggarakan di lembaga kursus. Pendidikan nonformal ini terjadi di luar lingkup keluarga dan melibatkan lembaga atau organisasi pendidikan tambahan yang mendukung atau melengkapi pendidikan formal di sekolah.

Contoh pendidikan informal:

Seorang anak yang belajar memasak di rumah dengan bimbingan ibunya. Mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan memasak melalui interaksi dengan keluarga dan pengalaman sehari-hari. Pendidikan informal ini terjadi dalam lingkup pribadi dan keluarga, di luar lingkungan sekolah formal dan lembaga pendidikan tambahan.

Dalam contoh-contoh tersebut, pendidikan formal terjadi dalam lingkup sekolah yang terstruktur dan diakui secara resmi, pendidikan nonformal terjadi di luar lingkup keluarga dan melibatkan lembaga pendidikan tambahan, sedangkan pendidikan informal terjadi dalam lingkup pribadi dan keluarga.

[20230716-id01/01]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subjek, Materi, Topik, Subtopik, Bahasan

Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir dalam Pembelajaran Struktur Penyusunan Materi Pembelajaran Memahami Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir Dalam konteks pembelajaran, jika dilihat dari hierarki umum mulai dari konsep yang lebih luas hingga yang lebih spesifik, urutannya adalah: Subjek (Sinonim: Bidang, Disiplin Ilmu) Subjek merujuk pada bidang utama atau disiplin ilmu yang dipelajari, seperti Matematika, Biologi, atau Sejarah. Materi (Sinonim: Isi, Bahan Ajar, Konten) Materi adalah isi atau bahan ajar yang terkait dengan subjek tertentu, seperti persamaan kuadrat dalam Matematika atau sistem pencernaan dalam Biologi. Topik (Sinonim: Pokok Bahasan, Tema, Isu) Topik adalah bagian spesifik dari ma...

Perbedaan Level Kemampuan Bahasa

Panduan Lengkap Level Kemampuan Bahasa: CV, CEFR A1–C2, Dunia Kerja, dan Tes Bahasa Internasional Level Kemampuan Bahasa: Dunia Kerja & Pendidikan 1️⃣ Pengantar Pengelompokan level kemampuan bahasa digunakan untuk menggambarkan sejauh mana seseorang dapat memahami, berbicara, membaca, dan menulis dalam suatu bahasa. Perlu dipahami bahwa tidak ada satu standar tunggal yang mengatur jumlah maupun penamaan level kemampuan bahasa, karena pengelompokan tersebut berkembang sesuai kebutuhan penggunaan, baik secara formal maupun informal . Dalam konteks percakapan sehari-hari dan penulisan CV, level kemampuan bahasa sering disederhanakan menjadi istilah seperti Basic , Conversational , Fluent , atau Native . Pengelompokan ini bersifat praktis dan mudah dipahami, namun tidak selalu mencerminkan kemampuan bahasa secara terukur dan objektif. Untuk keperluan akademik, pendidikan, sertifikasi, dan kebutuhan profesiona...

Ukuran Format Video Media Sosial

Panduan Lengkap Format Video Media Sosial Rasio, Resolusi, Durasi, dan Frame Rate Video Instagram Rasio: 1:1 (Square), 4:5 (Potret), 16:9 (Lanskap), 9:16 (Reels & Stories) Camtasia: Ukuran custom Camtasia untuk screenshot layar laptop yang sesuai dengan rasio 9:16 adalah 370 x 658 piksel. Resolusi: Square: 1080 x 1080 Potret: 1080 x 1350 Lanskap: 1080 x 608 Reels & Stories: 1080 x 1920 Durasi: Hingga 60 menit (Video Feed panjang), hingga 90 detik (Reels), hingga 15 detik per slide (Stories) Format Video: MP4 atau MOV Frame Rate: 30 fps atau 60 fps (frame per detik) Facebook Rasio: 1:1 (Square), 4:5 (Potret), 16:9 (La...