Lemak dalam daging merah
mengandung asam urat dan kolesterol. Lemak dalam daging merah, terutama lemak
jenuh, dapat mempengaruhi produksi asam urat dalam tubuh dan juga dapat
meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Urutan langkah-langkah yang
terpenting dalam mengolah daging kambing atau daging merah agar rendah asam
urat dan kolesterol:
1. Pilih potongan daging rendah lemak
Memilih potongan daging merah yang rendah lemak
membantu mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol. Pilih potongan seperti
daging tanpa lapisan lemak yang terlihat putih. Lemak pada daging merah
biasanya berwarna putih dan dapat dengan mudah diidentifikasi untuk dikurangi
atau dihilangkan sebelum memasak.
2. Potong lebih kecil
Memotong daging merah menjadi potongan kecil
saat dimasak dapat mempercepat keluarnya lemak yang meleleh dari daging
tersebut. Hal ini disebabkan oleh permukaan yang lebih luas pada potongan
kecil, yang memungkinkan panas meresap lebih cepat dan membuat lemak lebih
mudah keluar. Memotong daging menjadi potongan kecil juga dapat mengurangi
waktu memasak. Selain itu, potongan yang lebih kecil dapat mempermudah
pencernaan daging.
3. Rebus 1 sampai 2 kali dan buang air rebusan
Merebus daging merah sebelum memasaknya dapat
membantu mengurangi kadar lemak dan kolesterol. Rebus daging selama beberapa
saat, lalu buang air rebusan tersebut sebelum melanjutkan proses memasak. Ini
membantu mengurangi lemak dan kolesterol yang terlarut dalam air rebusan.
4. Panggang atau kukus daripada menggoreng
Mengolah daging merah dengan cara dipanggang
atau dikukus lebih sehat daripada menggorengnya dalam minyak. Metode ini
membantu mengurangi asupan lemak tambahan.
5. Jika digoreng, gunakan minyak goreng yang sehat
dan teknik penggorengan yang tepat
Jika memilih menggoreng daging merah, gunakan minyak goreng
yang sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak kanola yang lebih
sehat daripada minyak kelapa sawit yang prosesnya dengan pemanasan tinggi.
Gunakan teknik penggorengan yang tepat, yaitu pastikan minyak dalam wajan sudah
cukup panas sebelum menambahkan daging, agar daging tidak menyerap terlalu
banyak minyak.
6. Perbanyak penggunaan rempah-rempah sebagai bumbu
Tambahkan rempah-rempah seperti bawang putih,
jahe, kunyit, merica, atau rempah lainnya sebagai bumbu pada daging merah.
Rempah-rempah ini tidak hanya memberikan rasa yang lezat, tetapi juga memiliki
sifat antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi risiko peradangan.
7. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, atau biji-bijian
Sertakan banyak sayuran,
buah, atau biji-bijian dalam hidangan daging
merah Anda. Sayuran, buah-buahan, atau biji-bijian kaya serat, vitamin, dan antioksidan yang baik
untuk kesehatan jantung dan membantu mengendalikan kadar kolesterol. Biji-bijian biasanya dicampur di minuman
atau makanan, seperti biji chia, biji selasih, dan lainnya.
8. Kurangi penggunaan saus berat
Hindari penggunaan saus berat yang mengandung
lemak jenuh dan kolesterol tinggi. Lebih baik menggunakan rempah-rempah,
rempah, atau bumbu alami untuk memberikan rasa pada daging.
9. Kurangi penggunaan garam
Hindari penggunaan garam berlebih saat mengolah
daging merah. Garam dapat berkontribusi pada tekanan darah tinggi, yang dapat
berdampak pada kesehatan jantung. Gunakan rempah-rempah atau bumbu alami
lainnya untuk memberikan rasa pada daging.
10. Kombinasikan dengan sumber protein nabati
Mengombinasikan daging merah dengan sumber
protein nabati, seperti kacang-kacangan atau produk kedelai, dapat membantu
mengurangi jumlah daging yang dikonsumsi dan memberikan variasi nutrisi yang
lebih seimbang.
11. Perhatikan porsi dan frekuensi konsumsi
Kontrol porsi dan frekuensi konsumsi daging
merah. Mengurangi porsi dan frekuensi makan daging merah dapat membantu
mengendalikan asupan kolesterol dan lemak jenuh.
12. Konsultasikan dengan ahli gizi
Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu
atau kekhawatiran khusus terkait diet, disarankan untuk berkonsultasi dengan
ahli gizi atau profesional medis yang kompeten dalam memberikan saran yang
sesuai.
Urutan langkah-langkah ini didasarkan pada pentingnya memilih potongan daging yang rendah lemak, mengurangi lemak dan kolesterol dengan metode memasak yang tepat, memperbanyak rempah-rempah dan sayuran, serta mengontrol porsi dan frekuensi konsumsi. Namun, setiap individu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, jadi penting untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pribadi. [20230708-id01/01]
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami