Robert J. Sternberg dan Elena L. Grigorenko pada tahun 2004 mengusulkan konsep kecerdasan suku bangsa (Ethnic Intelligence), yang menyoroti kemampuan seseorang untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan budaya dan konteks sosial tertentu. Konsep ini mengakui pentingnya pemahaman budaya, kemampuan bahasa, dan kepekaan terhadap perbedaan budaya dalam kecerdasan seseorang.
Kecerdasan suku bangsa melibatkan pemahaman mendalam tentang norma, nilai,
adat istiadat, dan tradisi budaya suatu kelompok tertentu. Ini mencakup
pengetahuan tentang bahasa yang digunakan dalam kelompok tersebut serta
kemampuan untuk berkomunikasi dengan efektif dalam konteks budaya tersebut.
Selain itu, kecerdasan suku bangsa juga melibatkan kepekaan terhadap
perbedaan budaya dan kemampuan untuk beradaptasi dalam situasi dan lingkungan
yang berbeda-beda. Ini melibatkan kesadaran akan norma sosial yang berlaku
dalam suatu budaya, etika dalam berinteraksi dengan orang-orang dari latar
belakang budaya yang berbeda, dan kemampuan untuk membangun hubungan yang
harmonis dengan orang-orang dari berbagai suku bangsa.
Konsep kecerdasan suku bangsa memberikan pengakuan terhadap pentingnya faktor budaya dalam kecerdasan manusia dan menekankan pentingnya kemampuan untuk berinteraksi secara efektif dengan masyarakat multikultural. [20230602-id05/06]
¬ · ®
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami