Stek jamur tanpa akar juga dapat digunakan untuk penanaman jamur. Beberapa jenis jamur dapat berkembang dari stek yang tidak memiliki akar atau miselium yang jelas terlihat. Metode ini disebut sebagai stek non-mycelial. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menanam jamur menggunakan stek non-mycelial:
1. Persiapan
stek: Pilih jamur yang segar dan sehat sebagai stek. Potong bagian atas jamur
yang mengandung tudung dengan hati-hati. Pastikan stek memiliki ukuran yang
sesuai untuk ditanam.
2. Persiapan
media: Siapkan media pertumbuhan yang sesuai untuk jenis jamur yang akan Anda
tanam. Media yang umum digunakan termasuk serbuk gergaji, jerami, kapas, atau
campuran bahan organik lainnya. Pastikan media telah dicuci bersih dan direndam
dalam air mendidih untuk sterilisasi.
3. Sterilisasi
media: Lakukan sterilisasi media dengan menggunakan metode autoclave, oven,
atau metode lain yang sesuai untuk menghilangkan bakteri, spora jamur, atau
mikroorganisme lainnya yang dapat bersaing dengan jamur yang akan ditanam.
4. Penanaman
stek: Letakkan stek jamur di media yang telah steril. Anda dapat menanam
beberapa stek dalam satu wadah, dengan menjaga jarak yang cukup di antara mereka
agar tidak saling bersaing.
5. Penutupan
dan penempatan: Tutup wadah dengan penutup yang tidak rapat untuk memungkinkan
sirkulasi udara. Tempatkan wadah di tempat yang lembab dengan suhu yang sesuai
untuk pertumbuhan jamur yang Anda tanam.
6. Perawatan
dan pengendalian lingkungan: Jaga kelembaban media dengan cara menyemprotkan
air steril jika diperlukan. Pastikan lingkungan tetap lembab dengan menjaga
kelembaban yang sesuai. Hindari kelembaban berlebih yang dapat menyebabkan
pertumbuhan jamur yang tidak diinginkan.
7. Perkembangan
jamur: Setelah beberapa minggu, Anda akan melihat pertumbuhan jamur dari stek
yang ditanam. Jamur akan membentuk miselium dan akhirnya membentuk tubuh buah
yang dapat dipanen.
8. Panen
jamur: Ketika tubuh buah jamur telah matang sepenuhnya, Anda dapat memanennya
dengan hati-hati. Potong jamur dengan pisau tajam di pangkalnya. Pastikan untuk
membersihkan wadah, melakukan sterilisasi, dan mengulangi proses jika Anda
ingin menanam jamur lagi.
Setiap jenis jamur memiliki
persyaratan pertumbuhan yang berbeda. Selalu lakukan penelitian lebih lanjut
dan sesuaikan langkah-langkah di atas dengan jenis jamur yang ditanam. [20230605-id02/03]
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami