Gandum utuh mengacu pada biji gandum yang belum mengalami pemrosesan atau penghilangan lapisan luar, yang mengandung semua bagian biji gandum, termasuk endosperma, kulit luar, dan kuncup gandum.
Gandum utuh mengandung berbagai zat gizi yang penting, termasuk serat larut
dalam air. Selain serat larut, gandum utuh juga mengandung karbohidrat
kompleks, protein, vitamin B kompleks, mineral seperti magnesium dan selenium,
serta antioksidan. Serat larut dalam air yang terdapat dalam gandum utuh dapat
membantu mengatur pencernaan, menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol
gula darah, serta memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
Ada berbagai jenis gandum yang umumnya ditanam dan dikonsumsi. Beberapa
jenis gandum yang populer termasuk:
1. Gandum Durum: Jenis gandum yang umumnya digunakan untuk
membuat pasta dan semolina.
2. Gandum Tepung (Gandum Lunak): Jenis gandum yang biasanya
digiling menjadi tepung untuk membuat roti, kue, dan produk roti lainnya.
3. Gandum Hitam: Jenis gandum yang memiliki warna gelap dan
kaya akan antioksidan.
4. Gandum Penuh: Gandum yang tidak mengalami pengolahan atau
penghilangan lapisan kulit terluarnya, sehingga mengandung semua bagian biji
gandum termasuk kulit, endosperma, dan germinasi.
5. Gandum Putih: Gandum yang telah mengalami pengolahan
sehingga lapisan kulit terluarnya telah dihilangkan.
6. Gandum Bulgur: Jenis gandum yang telah direbus,
dikeringkan, dan dihancurkan menjadi butiran yang lebih halus, umumnya
digunakan dalam hidangan Timur Tengah seperti tabbouleh dan pilaf.
Ini hanya beberapa contoh jenis gandum yang umum. Terdapat juga variasi dan
varietas lainnya yang dapat ditemukan di berbagai wilayah. [20230605-id17/28]
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami