Langsung ke konten utama

6 Ahli dan Peneliti yang Telah Mengajukan Konsep Kecerdasan

Beberapa ahli dan peneliti yang telah mengajukan konsep kecerdasan yang berbeda-beda antara lain:

1.    Daniel Goleman (1995)

Mengajukan konsep kecerdasan emosional (Emotional Intelligence) dan kecerdasan sosial, yang mengacu pada kemampuan mengenali, memahami, mengelola, dan mengatur emosi sendiri dan orang lain.

2.    Howard Gardner (1983)

Mengusulkan teori kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences), yang menyatakan bahwa kecerdasan tidak hanya terbatas pada kecerdasan verbal dan logis-matematis, tetapi juga meliputi berbagai bentuk kecerdasan lain seperti kecerdasan kinestetik, musikal, visual-ruang, interpersonal, intrapersonal, dan lain-lain.

3.    John Mayer dan Peter Salovey (1990)

John Mayer dan Peter Salovey memperluas konsep kecerdasan emosional yang diajukan oleh Daniel Goleman: Model Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence Model). Mereka mengusulkan model kecerdasan emosional yang lebih komprehensif dengan menekankan kemampuan mengenali dan mengelola emosi sendiri serta memahami emosi orang lain. Model mereka mencakup empat aspek utama kecerdasan emosional: persepsi emosional, penggunaan emosi, pemahaman emosi, dan pengaturan emosi.

4.    Joseph Renzulli (1979)

Mengusulkan model kecerdasan tiga aliran (Three-Ring Conception of Giftedness), terdiri dari kecerdasan akademik tradisional, kreativitas, dan keterlibatan (atau kecerdasan sosial, kemampuan untuk mengambil tanggung jawab dan bekerja dengan tekun).  

5.    Robert J. Sternberg dan Elena L. Grigorenko (2004)

Sternberg dan Grigorenko mengusulkan konsep kecerdasan suku bangsa (Ethnic Intelligence), yang mengacu pada kemampuan untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan budaya dan konteks sosial tertentu. Ini mencakup pemahaman budaya, kemampuan bahasa, dan kepekaan terhadap perbedaan budaya.

6.    Robert Sternberg (1985)

Robert Sternberg mengusulkan teori kecerdasan tiga-lapis (Triarchic Intelligence) yang terdiri dari kecerdasan analitik (kemampuan berpikir logis dan menganalisis), kecerdasan praktis (kemampuan mengatasi tugas dunia nyata), dan kecerdasan kreatif (kemampuan menghasilkan gagasan dan solusi kreatif).

Dengan kontribusi dari para ahli dan peneliti ini, kita memiliki pemahaman yang lebih luas tentang kecerdasan dan mengakui bahwa kecerdasan bukanlah sesuatu yang terbatas pada satu ukuran atau aspek tunggal, tetapi dapat dimiliki dan diekspresikan dalam berbagai bentuk dan konteks.

Perlu dicatat bahwa konsep-konsep ini mungkin memiliki pendekatan, fokus, atau penekanan yang berbeda dalam mengartikan kecerdasan. Sementara beberapa konsep telah diterima dengan luas, yang lain masih menjadi subjek penelitian dan perdebatan di dalam komunitas ilmiah. Beberapa ahli tersebut terus mengembangkan dan memperbarui konsep kecerdasan mereka seiring berjalannya waktu. Tahun-tahun yang disebutkan di atas adalah awal di mana konsep-konsep tersebut diperkenalkan oleh para ahli tersebut, dan penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memperluas pemahaman tentang kecerdasan manusia. [20230602-id01/06]

· ®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis Marketing

Jenis-Jenis Strategi Pemasaran: Dari Event-Based Hingga Viral Marketing Jenis Pemasaran 1. Pendahuluan Pemasaran Pemasaran, sebagai serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan baik perorangan maupun berbadan untuk mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan produk atau layanan, memiliki tujuan utama yaitu memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan sambil menciptakan nilai bagi mereka. Di dunia pemasaran yang dinamis ini, perusahaan dihadapkan pada tuntutan yang kompleks dan beragam. Untuk mencapai tujuan bisnis, perusahaan harus mengadopsi berbagai jenis strategi pemasaran. Penggunaan kombinasi beberapa pendekatan pemasaran menjadi kunci kesuksesan, memungkinkan perusahaan memanfaatkan keunikan masing-masing pendekatan untuk meraih hasil optimal. Dengan pemahaman...

Subjek, Materi, Topik, Subtopik, Bahasan

Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir dalam Pembelajaran Struktur Penyusunan Materi Pembelajaran Memahami Perbedaan Subjek, Materi, Topik, Subtopik, dan Bahasan/Butir Dalam konteks pembelajaran, jika dilihat dari hierarki umum mulai dari konsep yang lebih luas hingga yang lebih spesifik, urutannya adalah: Subjek (Sinonim: Bidang, Disiplin Ilmu) Subjek merujuk pada bidang utama atau disiplin ilmu yang dipelajari, seperti Matematika, Biologi, atau Sejarah. Materi (Sinonim: Isi, Bahan Ajar, Konten) Materi adalah isi atau bahan ajar yang terkait dengan subjek tertentu, seperti persamaan kuadrat dalam Matematika atau sistem pencernaan dalam Biologi. Topik (Sinonim: Pokok Bahasan, Tema, Isu) Topik adalah bagian spesifik dari materi, misalnya top...

Daftar Famili Botani Tanaman Hias

Daftar Famili Botani Tanaman Hias 👀 Pengunjung aktif... 123 Famili Tanaman Hias & Contohnya Famili Nama Umum Contoh Nama Ilmiah Contoh Nama Lokal Keterangan 001. Acanthaceae Bunga tropis Fittonia, Justicia, Ruellia Daun saraf, Bunga lilin, Bunga pukul delapan Tanaman hias daun dan bunga, cocok untuk tropis 002. Adoxaceae Sambucus dan kerabatnya Viburnum, Sambucus Sambucus (Elderberry) Beberapa spesies digunakan sebagai obat herbal 003. Amaryllidaceae ...