Serat non-fermentabel adalah jenis serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh dan melewati usus besar tanpa mengalami fermentasi. Berikut adalah beberapa contoh serat non-fermentabel:
1. Selulosa: Selulosa adalah serat yang ditemukan dalam
serealia, seperti gandum, beras, dan jagung, serta dalam sayuran berdaun hijau
seperti brokoli dan bayam.
2. Hemiselulosa: Hemiselulosa adalah serat yang ditemukan
dalam biji-bijian utuh, seperti oat, barley, dan gandum utuh.
3. Lignin: Lignin adalah serat yang ditemukan dalam jaringan
kayu dan serabut tanaman. Kayu, biji rami, dan biji bunga matahari adalah
beberapa contoh makanan yang mengandung lignin.
4. Kitin: Kitin adalah serat yang ditemukan dalam kulit hewan
seperti udang, lobster, dan kepiting.
Serat non-fermentabel ini memberikan manfaat kesehatan dengan memberikan
volume pada tinja, memperlancar pergerakan usus, dan mencegah sembelit. Penting
untuk mengonsumsi makanan yang kaya serat non-fermentabel untuk menjaga
kesehatan sistem pencernaan dan mencegah masalah pencernaan. [20230605-id07/28]
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami