Transvestisme adalah kecenderungan atau kebiasaan mengenakan pakaian yang biasanya dikaitkan dengan jenis kelamin yang berbeda. Seorang individu yang melakukan transvestisme disebut sebagai transvestit atau cross-dresser. Transvestisme umumnya dilakukan untuk merasakan sensasi berbeda atau untuk ekspresi diri, meskipun bisa juga menjadi bagian dari identitas gender atau orientasi seksual seseorang.
Meskipun transvestisme umumnya diasosiasikan dengan laki-laki yang mengenakan pakaian perempuan, tetapi sebenarnya dapat ditemukan pada individu dari berbagai jenis kelamin dan orientasi seksual. Beberapa orang menganggap transvestisme sebagai bentuk fetisisme atau parafilia, namun pada kenyataannya, transvestisme jarang menjadi gangguan parafilia yang signifikan.
Dalam beberapa kasus, transvestisme dapat menjadi bagian dari identitas transgender seseorang, di mana individu merasa bahwa gender mereka tidak sesuai dengan jenis kelamin biologis mereka. Namun, transvestisme tidak selalu berkaitan dengan identitas gender yang berbeda.
Pengobatan untuk transvestisme biasanya melibatkan terapi perilaku kognitif, di mana individu belajar untuk mengatasi perasaan malu atau rasa tidak aman dan meningkatkan kepercayaan diri. Terapi hormon atau operasi untuk mengubah jenis kelamin umumnya tidak direkomendasikan untuk individu yang hanya melakukan transvestisme tanpa disertai masalah gender yang lebih dalam.
Penting untuk diingat bahwa transvestisme tidak ilegal atau tidak normal, dan individu yang melakukan transvestisme tidak perlu merasa malu atau bersalah tentang kebiasaan mereka. Namun, individu juga perlu memahami bahwa melakukan transvestisme di ruang publik atau di tempat kerja dapat menjadi masalah yang dapat menimbulkan stres atau konflik sosial. (2)
Komentar
Posting Komentar
Kami berhak untuk menghapus komentar yang tidak sesuai dengan kebijakan komentar kami